Jurnal Pagi: Isinya Kosong, Duh!

Halo selamat pagi Mi Amigos, selamat pagi para pembaca jejakandi, selamat pagi Indonesia. Selamat datang di Jurnal Pagiku yang sederhana.

Benar kata orang, hari Senin, bagi sebagian orang adalah hari yang berat bila dibandingkan dengan hari-hari yang lain. Gara-gara tidak kunjung selesai menulis jurnal pagi, kemarin aku terlambat tiba di kantor. Selain itu, sampai siang hari terpantau pembaca jurnal pagi edisi Senin itu cuma 7 orang. Sungguh tidak seperti hari-hari yang lainnya.

Sayang sekali kalau jurnal pagi hari ini akan dibiarkan kosong. Padahal aku sudah merasakan kenikmatan dan kepuasan aneh ketika berhasil melakukan suatu tren bagus yang bisa dilakukan terus-menerus tanpa putus. Di lain sisi, aku sama sekali tidak terpikirkan hal yang baru pagi ini. Semua informasi masih sama seperti kemarin, yang kulakukan juga sama seperti kemarin. Pagi ini aku terpikirkan satu topik yang menarik tapi aku belum bisa mendalaminya, masih keterbatasan waktu. Belum bisa mengeksekusi ide itu. Sial sekali tadi malam aku tidurnya terlalu larut sehingga otakku terlambat on. Mesti aku masih bangun dari tidur tetep di jam yang sama, tapi keterlambatan on bisa merusak jadwal sistematis yang sudah terbangun.

Baiklah jurnal pagiku hari ini cuma mentok di ide Anti-Dumping. Apa itu anti-dumping, mengapa iabisa menyebabkan daya ekspor suatu negara bisa melemah dan menyebabkan kehilangan devisa?

Aku kutipkan sebagian dari wikipedia sajalah… agar jurnal pagiku tak kosong-kosong amat. Jadi dumping adalah politik dagang yang menetapkan harga jual di luar negeri lebih rendah dari harga normal. Tujuan dumping adalah untuk meningkatkan pangsa pasar di luar negeri dengan mematikan persaingan. Istilah ini memiliki konotasi negatif karena pendukung perdagangan bebas menganggap “dumping” (secara harfiah berarti “pembuangan” dalam bahasa Indonesia) sebagai salah satu bentuk persaingan yang tidak sehat. Pusing? Pusing dulu gak papa yang penting isinya jangan kosong dulu. Bye!

1 thought on “Jurnal Pagi: Isinya Kosong, Duh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: