3 Metode Membaca Yang Bisa Membuat Gaya Membacamu Lebih Variatif.

Tak lagi jadi rahasia; bahkan bagi seseorang yang notabene hobinya adalah membaca, ia pun masih berkali-kali dapat dihantam dengan rasa bosan pada kegiatan mencerna kalimat dan kata-kata.

Seseorang yang sama, orang yang gila baca itu, juga dibikin frustrasi sebab ia tahu, ia harus membaca, karena jika tidak maka ada yang kurang dalam hidupnya.

Jika kamu mengalami situasi lebih kurang semacam ini, bisa jadi kamu sedang terkena Reading Slump, sebuah kondisi ketika tubuh tidak mau diajak kerja sama untuk tekun dan menaruh perhatian bagaimana mengolah rasa. Tetapi tidak menutup kemungkinan kamu sebenarnya cuma mati gaya, dan tidak tahu harus bagaimana mengatasinya.

Berikut adalah 3 metode membaca yang coba kami tawarkan kepada kamu. Supaya gaya membaca kamu lebih variatif dan lebih banyak hal yang didapat dari sekadar apa yang dibaca. Metode ini disusun berdasarkan pengalaman saya pribadi, dan masih saya gunakan sehari-hari.

3 Variasi Metode Membaca

1. Membaca Nyaring

Ya. Sesekali bacalah buku dengan nyaring, sampai telinga kiri-kananmu bisa mendengar suaramu sendiri. Perhatikan intonasi yang kamu gunakan. Perhatikan juga tanda baca dengan saksama. Perhatikan suaramu sendiri di mana kamu berhenti, memenggal kalimat, berhenti sementara dan membaca seolah-olah sedang berlari mengikuti irama bacaa. Jika kamu jeli, kamu bisa membuat variasi tempo dan kecepatan pada bacaan yang sama, sehingga feel yang ditangkap pun bisa berbeda.

Kalau ada kata yang susah dieja, kamu boleng mengulang-ulang sampai kamu merasa nyaman bagaimana seharusnya kata itu diucapkan.

Coba rasakan nada membaca nyaringmu. Apakah pemenggalan kalimat-kalimat yang kamu baca sudah tepat? Sedemikian sehingga kamu merasa nyaman untuk menangkap isinya. Sebab pemenggalan kalimat yang kurang tepat dapat membingungkan pikiran bagaimana maksud kalimat yang tersusun tersebut.

Teknik ini perlu dicoba berulang-ulang, agar terasa hasilnya.

2. Membaca Ngemil

Istilah “Membaca Ngemil” ini saya temukan dari Alm. Pak Hernowo Hasim (Allahumaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu). Membaca ngemil adalah membaca sedikit demi sedikit sambil merenungkannya.

Membacanya pun tak harus berurutan dari awal. Bisa dari mana saja. Boleh dari halaman belakang, cover, pendahuluan, tengah-tengah. Yang mana pun yang kamu suka. Boleh pula membaca secara acak. Bahkan sesekali memang diperlukan untuk melompat-lompati halaman.

Membacanya pun tak harus banyak-banyak, cukup satu atau dua halaman. Maksimal 5 halaman saja. Namanya juga ngemil. He he he

Nah! Misalnya ditengah-tengah kegiatan membaca, tiba-tiba terlintas suatu ide, segera saja tuliskan idemu itu, di mana saja, ngalir saja mengikuti kemauan mu.

Demikian pula misalnya saat membaca ngemil itu tiba-tiba juga terlintas hasrat untuk mengomentari apa yang kamu baca itu, langsung saja komentari. Kalau saya sih biasanya bukunya langsung aku coret-coret. Kadang malah sampai penuh.

3. Membaca Tanpa Konteks

Membaca tanpa konteks juga menjadi saran ketiga yang kutawarkan, supaya gaya membacamu lebih variatif dan lebih banyak hal yang didapat dari sekadar apa yang dibaca.

Membaca tanpa konteks terkadang sangat menyenangkan, lebih menyenangkan dari pada membaca dengan metode apa pun. Membaca tanpa konteks memungkinkan seseorang bisa berimajinasi dengan pemahaman dan kilasan-kilasan pikiran lain yang sudah lebih dulu berproses di dalam kepalanya sendiri. Di samping itu, membaca tanpa konteks dapat menjadi jembatan yang memungkinkan untuk menautkan berbagai tema dan puzzle yang sudah terlebih dulu tersimpan di dalam memori–dari ingatan manapun, bahkan termasuk ingatan-ingatan yang sangat purba. Dengan demikian, membaca tanpa konteks mampu membebaskan diri dari keterikatan untuk memahami cara pikir penulisnya. Membaca tanpa konteks akan membuat seseorang bahagia karena pikiran bisa menafsirkan berbagai kemungkinan yang boleh tidak harus sama persis dengan maksud aslinya. Pendek kata, membaca tanpa konteks adalah cara membaca dengan bahagia.

Demikian, Saya Andy Riyan dari Desa Hujan. Sampai Jumpa.

andyriyan

Mencoba mengolah rasa dan kata agar bermakna

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Tetapi Dunia Tak...

Wed Sep 14 , 2022
Bila resah terasa kan sesak dalam jiwa..Kau tak tahu lagi di mana cahayaBagai sepi jadi tirai nuraniTetatpi tetaplah dunia itu tak sesempit celana dalammu Bila terasa sebak di dadaTak bisa lagi kau bernafasDalam udara yang bebasTetapi tetaplah dunia itu tak sesempit celana dalammu Bila terasa kakimu lelahTak bisa lagi kau […]

You May Like

Kategori

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

%d bloggers like this: